Gowa-Makassar-Maros Dapat Tambahan Kuota CPNS


Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI menambah kuota calon pegawaia negeri sipil (CPNS) untuk Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Makassar bertambah 38 kuota sedangkan Gowa mendapat tambahan 42.
Kemenpan juga berjanji akan menurunkan rincian formasi CPNS se-Sulsel pekan depan.Diperkirakan pengumuman yang dilanjutkan dengan proses pendaftaran akan dilakukan awal atau pertengahan November ini. Pengumuman penerimaan CPNS se-Sulsel dipastikan tetap akan berlangsung serentak seperti tahun-tahun sebelumnya.Pernyataan tersebut disampaikan kemenpan saat pertemuan dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Andi Murny Amin Situru bersama Kepala BKD Kota Makassar Sittiara dan lima Kepala BKD se-Sulsel di Jakarta, Rabu (27/10).”Mereka janji kita pekan depan. Tetapi belum tentu pasti. Jadi rincian memang sama sekali belum turun berbeda dengan pernyataan menpan (EE Mangindaan) sebelumnya yang mengatakan formasi sudah ada,” kata Murny yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya (ponsel) kemarin.Sebelumnya, saat berada di Makassar Menpan EE Mangindaan mengaku pihaknya sudah menyetujui rincian formasi CPNS Sulsel bersama 24 kabupaten/ kota.Dalam pertemuan di Jakarta, kemarin, menurut Murny, kemenpan belum membagikan pengesahan rincian formasi yang sudah diajukan sejak awal Oktober lalu. BKD Sulsel dipanggil bersama BKD Jawa Timur (Jatim) untuk membahas pemantapan dan perbaikan rincian formasi yang sudah diajukan sebelumnya.Di pertemuan itu, kemenpan akhirnya menyetujui alokasi tambahan kuota guru bagi enam kabupaten di Sulsel dalam penerimaan CPNS 2010.Daerah yang mendapatkan penambahan penerimaan CPNS untuk tenaga guru tersebut yakni Makassar, Makassar, Gowa, Maros, Luwu, serta Toraja Utara (Torut). Penambahan kuota tersebut tinggal mendapat pengesahan rincian formasi guru yang telah diajukan.”Enam daerah yang meminta tambahan diundang membicarakan tambahan itu. Waktu itu kita datang awal Oktober dan mengajukan usulan rincian formasi. Jika tidak ada tambahan langsung disetujui menpan.Sedangkan kuota tambahan yang diajukan enam daerah sudah disetujui menpan, tetapi rincian belum. Rincian sudah dimasukkan tinggal menunggu pengesahan. Kami (provinsi) hanya mengkoordinir mereka,” jelas Murny.Murny menambahkan untuk sementara ini rincian formasi yang sudah diajukan tinggal dipilah-pilah untuk segera diajukan ke meja menpan untuk pengesahan.Dalam pertemuan tersebut, pihaknya selaku koordinator penerimaan CPNS seluruh kabupaten/ kota se-Sulsel hanya diminta menyerahkan kembali rincian yang sudah diajukan sebelumnya. Selain itu, kemenpan hanya melakukan pengecekan rincian formasi tersebut.”Jadi belum ada pengesahan yang kami terima. Kami selaku koordinator hanya memasukkan kembali dan mengecek rincian formasi yang diajukan. Pengesahan provinsi pun belum,” tambahnya.KuotaKuota CPNS Pemprov Sulsel melalui jalur umum sebanyak 277 orang. Terdiri dari 150 tenaga kesehatan meliputi dokter spesialis, dokter umum, hingga D3 kebidanan dan perawat.  Sebanyak 114 tenaga teknis, serta 13 pelatih olahraga berprestasi untuk semua jurusan. Alokasi penerimaan terbesar di lingkup pemprov untuk tenaga perawat dan kebidanan, sedangkan tenaga teknis untuk bidang pertanian dan peternakan Untuk tenaga kesehatan terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dokter spesialis obgin (kandungan), dokter spesialis bedah, dokter spesialis jiwa, dokter umum, dokter gigi, penyuluh kesehatan masyarakat, S1 kimia farmasi, apoteker, D3 kebidanan, D3 rekam medis, D3 perawat, D3 perawat gigi.Peruntukan tenaga teknis untuk S1 teknik sipil, D3 teknik sipil, S1 teknik industri, S1 mesin, D3 mesin, S1 elektro, D3 elektro, S1 arsitek, D3 arsitek, S1 geologi, S1 pertanian, S1 kehutanan, S1 perikanan, S1 peternakan, S1 hubungan internasional, S1 ekonomi profesi akuntansi, pranata komputer, serta D3 komputer. Sedangkan pelatih olahraga diperuntukkan untuk atlet berprestasi S1 semua jurusan.SeleksiSejumlah penyesuaian tahapan seleksi juga akan dilakukan. Sedikitnya seleksi yang akan berlaku umum di 24 kabupaten/ kota se-Sulsel tersebut akan berjalan dalam tiga tahapan.Diawali seleksi berkas. Untuk tahun ini, penyetoran berkas akan dilakukan secara langsung ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel yang sebelumnya dilakukan via PT Pos Indonesia. Hal serupa juga sudah berlangsung hampir diseluruh kabupaten/ kota di daerah ini dalam pelaksanaan seleksi setiap tahunnya.”Jadi pelamar langsung menyetorkan berkas dan akan langsung dikonseling penerima berkas. Jika ada kekurangan berkas maupun syarat yang tidak terpenuhi akan langsung dikembalikan dan dilengkapi,” jelas Murni.Lulus seleksi berkas, peserta akan menjalani tes tertulis. Mereka yang dinyatakan lulus tahapan ini kembali akan mengikuti tahapan wawancara maupun tes jasmani meliputi baris-berbaris dan lainnya. Rencananya, dalam wawancara juga akan dilakukan dengan bahasa Inggris.(axa)Gowa Tambahan 42 orang kuota untuk gowa adalah tenaga guru. Dengan tambahan ini, maka total CPNS yang akan diterima di Gowa sebanyak 259 orang.Sebelumnya, formasi CPNS yang diterima Gowa dari pusat hanya 217 orang. Namun, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Gowa mengajukan permintaan penambahan. Rabu (27/10) siang, BKKD Gowa telah mendapatkan persetujuan penambahan kuota CPNS tersebut dari Menneg PAN.”Iya, kami mendapat tambahan 42 orang. Semuanya untuk tenaga guru. Jadi total untuk guru menjadi 140 orang yang sebelumnya hanya 98 orang,” jelas Kepala BKDD Gowa Muliati Hamka yang saat dihubungi masih berada di Jakarta.Jatah Gowa yang semula hanya 217 orang terdiri atas tenaga guru 98 orang, kesehatan 65 orang, teknis 54 orang. Dengan penambahan tersebut, maka total kuota 259 orang dengan rincian tenaga guru 140 orang, kesehatan 65, dan teknis 54 orang.Tenaga guru itu terdiri atas guru SD 72 orang, guru SMP 40 orang, guru SMA 18 orang, guru SMK delapan orang, dan dua orang untuk guru TK.”Kami sisa menunggu SK penambahan kuota tersebut untuk selanjutnya dilakukan penerimaan,” jelas Muliati.MakassarSebanyak 38 tambahan formasi untuk Makassar adalah 27 untuk guru dan 11 untuk tenaga kesehatan. Kepala BKD Makassar, Sittiara, mengatakan hal itu usai pertemuan di kantor kemenegpan di Jakarta, tadi malam.  “Alhamdulillah mendapat tambahan kuota. Kita langsung ajukan usulan rincian formasi ke kementerian,” kata Sittiara via telepon selular. Makassar mengajukan 200 formasi tambahan. Namun hanya 38 yang disepakati. Dengan demikian, formasi pelamar umum CPNS Makassar tahun ini menjadi 210 kuota. Sebelumnya, Makassar hanya kebagian 172 jatah dari Jakarta. Dari kuota ini, formasi guru kelas mendominasi. BKD Makassar menerima alokasi 77 formasi untuk guru, 52 tenaga kesehatan, dan 43 untuk tenaga teknis. “Guru kelas dan tenaga kesehatan menjadi prioritas untuk rekruitmen,” kata Sittiara. Kekurangan tenaga pengajar khusus guru kelas disebabkan jumlah guru yang pensiun dengan kuota CPNS tiap tahun tidak seimbang. Makassar mendapat jatah rata-rata 200 kuota per tahun. Sementara jumlah pegawai pensiun di kisaran 300 orang tiap tahun. Mengenai jadwal seleksi, Sittiara menyerahkan sepenuhnya kepada provinsi. “Kita ikut keputusan provinsi,” lanjutnya.(sur)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s