KPU Gowa Terancam di Pecat


KPU Provinsi Sulsel memecat lima anggota KPU Gowa berdasar rekomendasi dari Dewan Kehormatan (DK) KPU Sulsel.
Kelimanya terbukti secara sadar telah melanggar sumpah dan janji serta melanggar kode etik sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) di Gowa.
Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas yang memimpin sidang pleno KPU Sulsel, di Makassar, Selasa (14/9), mengatakan, rekomendasi DK bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Keputusan yang dijatuhkan KPU Sulsel sama persis dengan rekomendasi yang diberikan DK. Rekomendasi DK dikeluarkan setelah melakukan sidang etik selama beberapa kali, Agustus lalu. DK dipimpin oleh Ketua Prof Dr Aminuddin Ilmar, didampngi anggota Syamsir Rahim dan Ziaurrahman.
Jayadi mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan rekomendasi DK dan sesuai dengan Pasal 111 Ayat 8 Undang-Undang No 22 Tahun 2007.  “Pasal itu menjelaskan bahwa rekomendasi dari DK bersifat mengikat sehingga apa yang kami putuskan ini sama persis dengan yang direkomendasikan oleh DK,” kata Jayadi di KPU Sulsel, Selasa (14/9)
Keputusan terhadap anggota KPU Gowa tersebut tertuang dalam Lembar Berita Acara Rapat Pleno KPU Sulsel No 384/BA/IX/2010 tentang Penetapan Rekomendasi Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulsel Tahun 2010.
Keputusan tersebut berlaku setelah surat keputusan dari KPU Sulsel diterbitkan. Jayadi menambahkan, SK dalam waktu dekat akan segera dikeluarkan. Ketua dan anggota KPU Gowa masing-masing Hirsan Bachtiar, Risma Niswaty, Syarifuddin Kulle, Nursainah Pagassingi, dan Sudirman diberhentikan sebagai anggota KPU Gowa periode 2008-2013.
Dihubungi terpisah, Risma menganggap keputusan tersebut sebagai risiko sebuah keputusan lembaga dan sah-sah saja. Malah menurutnya, pemberian sanksi pemecatan adalah jalan yang terbaik.
Jika tidak segera diamputasi, masih menurutnya, dikhawatirkan kebobrokan di internal KPU Gowa malah akan lebih parah lagi pada pemilihan gubernur mendatang. Pemecatan itu, katanya, sah-sah saja.
“Sejak awal saya beberkan ada permasalahan soal intervensi yang luar biasa di KPU Gowa. Pada sidang DK lalu saya sudah bilang, ada oknum di internal KPU yang secara sadar telah melakukan tindakan yang sebenarnya melanggar peraturannya sendiri. Saya pribadi menerima keputusan itu meskipun akhirnya saya harus menganggur,” kata Risma kepada Tribun, Selasa (14/9).
Dihubungi terpisah, Syarifuddin Kulle mengaku tidak bisa berbuat banyak selain menerima keputusan tersebut meskipun pada kenyataannya KPU Gowa selalu berkoordinasi dengan KPU Sulsel dalam melakukan setiap tahapan pilkada.
Meski demikian ia mengancam akan menuntut KPU Pusat karena telah melakukan pembiaran terhadap KPU provinsi. Syarifuddin menilai banyak keganjilan yang dilakukan oleh KPU Sulsel dan dibiarkan oleh pusat.
Salah satunya, katanya, Ketua KPU Sulsel seolah berdiam diri dan membiarkan saat Risma mengikuti short study ke luar negeri selama beberapa bulan padahal masih berstatus sebagai anggota KPU Gowa. “Kalau sudah menerima salinan tertulis dari KPU Sulsel, saya bersama beberapa teman-teman lain akan menuntut ke KPU Pusat. Kami akan meminta dibentuk DK untuk memeriksa ketua dan anggota KPU Sulsel. Kita lihat saja nanti,” kata Syarifuddin.
Kesalahan
Beberapa kesalahan yang dilakukan KPU Gowa dalam pilkada lalu beradasarkan kesimpulan DK  adalah soal penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang amburadul, pengadaan logistik pilkada, serta sejumlah kesalahan dalam tahapan pilkada. Kesalahan-kesalahan tersebut dinilai bukan sebuah kelalaian namun kesengajaan yang berakibat kisruhnya pilkada Gowa.
“Kesalahan yang dilakukan telah berulang kali, tidak mengikuti mekanisme prosedur perundang-undangan,” kata Ilmar usai sidang etik beberapa waktu lalu.
Ambil Alih
Dengan jatuhnya vonis pemberhentian ketua dan anggota KPU Gowa, KPU Sulsel untuk sementara waktu mengambil alih pekerjaan dan kelengkapan administrasinya hingga ditetapkan ketua dan anggota KPU Gowa definitif yang baru.
Meski dipastikan tidak ada kegiatan di KPU, Jayadi mengatakan akan melakukan pemeriksaan berkas calon anggota KPU Gowa yang berada di urutan ke-6 hingga ke-10 yang tersisihkan dalam seleksi lalu. Jika memenuhi syarat sesuai undang-undang Nomor 22 tahun 2007 dan dianggap masih “steril” maka KPU provinsi akan langsung mengangkatnya menjadi anggota KPU Gowa.
Namun jika tidak, KPU Sulsel akan melihat berkas calon anggota KPU nomor peringkat ke-11 hingga ke-20 untuk selanjutnya dilakukan fit and profer test. “Yang jelas tidak ada rekruitmen baru untuk calon KPU Gowa nanti. Kita hanya akan kembali memeriksa berkas nomor peserta yang ikut seleksi lalu,” kata Jayadi.
KPU Toraja
Sanksi pemberhentian yang sama juga dijatuhkan kepada salah seorang orang anggota KPU Wajo Muhammad Nasri. Ketua KPU Tana Toraja Luther Pongrekun diberhentikan sementara (skorsing) selama 60 hari sebagai Ketua KPU Toraja. Sedangkan empat anggota lainnya Simon Batara, Agustinus, Louse Ujiani Rongre, dan Merry Parura diberikan peringatan tertulis. Mereka juga dinilai melakukan sejumlah pelanggaran saat mengemban tugasnya.(cr7)
mereka melanggar
diberhentikan tetap
Hirsan Bachtiar                 Ketua KPU Gowa
Syarifuddin Kulle               Anggota KPU Gowa
Nursainah Pagassingi            Anggota KPU Gowa
Sudirman                        Anggota KPU Gowa
Risma Niswaty                   Anggota KPU Gowa
Muhammad Nasri          Anggota KPU Wajo
Sanksi Skorsing (60 hari)
Luther Pongrekun                Ketua KPU Tana Toraja
Teguran Tertulis
Simon Batara                    Anggota KPU Tana Toraja
Agustinus                       Anggota KPU Tana Toraja
Louse Ujiani Rongre             Anggota KPU Tana Toraja
Merry Parura                    Anggota KPU Tana Toraja
(Sumber : tribun-timur.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s