Dianugerahi Penghargaan dari Presiden Singapura


Sejak lama saya telah bersahabat dengan banyak teman pramuka/pandu dari Singapura. Tak disangka, persahabatan dan kerja sama saling membantu itu, ternyata dipandang cukup signifikan oleh The Singapore Scout Association (SSA), organisasi nasional kepramukaan di Singapura.

Maka, pada Senin 20 September 2010 petang hari, saya dianugerahi penghargaan SSA dari Presiden Singapura, SR Nathan, di Istana Singapura. Tercatat 92 tokoh yang menerima penghargaan SSA itu, termasuk tujuh tokoh kepramukaan dari luar negeri yang menerima penghargaan tersebut.

Para tokoh dari luar negeri yang menerima penghargaan itu adalah Datuk Seri Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam (Malaysia), Prakorb Mukura (Thailand), Chan Siu (Hong Kong), dan Abdullah Rasheed (World Organization of the Scout Movement, Region Asia-Pasifik), yang masing-masing menerima Distinguished Service Award (DSA) Silver Award. Kemudian, Berthold Sinaulan (Indonesia) serta J.Rizal C. Pangilinan dan Dale B. Corvera (keduanya dari Filipina), yang masing-masing menerima DSA Bronze Award. Sungguh bangga juga, karena saya menjadi penerima pertama DSA Bronze Award dari sejumlah 22 penerima penghargaan yang sama.  Selain lencana, para penerima penghargaan juga memperoleh sertifikat yang ditandatangani oleh Presiden Singapura selaku Chief Scout (Pemimpin Tertinggi) SSA.

Pada acara itu, Presiden Singapura juga meresmikan peluncuran buku “100 Years of Adventure 1910-2010” yang diterbitkan dalam rangka peringatan 100 tahun kepramukaan di Singapura. Buku itu disusun oleh suatu tim yang kebetulan dipimpin pula oleh sahabat saya, Patrick Tan. Sejak awal 2000-an, Patrick dan kemudian istrinya, telah menjadi sahabat saya dan istri. Setiap kali kami ke Singapura, mereka pasti selalu menjamu kami.

SSA akan menutup perayaan 100 tahun itu dengan kegiatan akbar, Jamb100 yang sekaligus Jambore ASEAN ke-3 pada 4-9 Desember 2010. Perkemahan yang bakal diikuti pramuka dari negara-negara anggota ASEAN dan sejumlah perwakilan negara di luar Asia Tenggara itu akan diadakan di Bumi Perkemahan Sarimbun, Singapura.

Gerakan Pramuka dari Indonesia juga akan mengirim kontingennya ke jambore tersebut yang jumlah anggota kontingennya kemungkinan akan mencapai 100 orang atau lebih. Jumlahnya bisa jadi cukup banyak, karena Singapura adalah negara tetangga Indonesia, dan dari sejumlah provinsi ada transportasi langsung, baik udara maupun laut, ke Singapura. Ini kesempatan bagi para anggota Pramuka, khususnya Pramuka Penggalang, untuk bisa merasakan “atmosfer” perkemahan atau jambore internasional dengan biaya yang tak terlalu besar.

(Foto: The Singapore Scout Association DSA Bronze Award, diambil dari situs web The Singapore Scout Association).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s